Alisha Videla Putri Dorong Kaum Perempuan Berani Bermimpi Besar
Melalui misinya, Alisha ingin melihat lebih banyak perempuan yang tidak ragu untuk mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman.
BENGKULU – Alisha Videla Putri memandang media sosial sebagai pedang bermata dua bagi generasi muda.
Di satu sisi, platform digital membuka pintu informasi seluas-luasnya. Namun di sisi lain, ruang tersebut kerap memicu budaya membandingkan diri yang mengikis rasa percaya diri.
Gadis berusia 23 tahun asal Bengkulu ini tergerak untuk mengubah dinamika tersebut. Melalui gerakan yang ia beri nama Beyond Her Dream, Alisha berupaya membangun ruang aman bagi perempuan muda agar berani bermimpi dan mengoptimalkan potensi diri.
Langkah ini sejalan dengan komitmen personal yang terus ia pupuk. Sosok yang memiliki hobi bermain gitar dan kalimba ini percaya bahwa keberanian satu perempuan dapat menular dan menginspirasi perempuan lainnya untuk melangkah.
Menjangkau Perempuan Lewat Edukasi
Kiprah Alisha di dunia pemberdayaan perempuan berjalan beriringan dengan latar belakang akademisnya. Anak pertama dari dua bersaudara ini merupakan lulusan S1 Kebidanan yang kini sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswa profesi bidan.
Jejak prestasinya tercatat sejak duduk di bangku kuliah. Ia berhasil meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik ke-3 S1 Kebidanan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu pada tahun 2025.
Kemampuannya dalam membagi waktu dan memimpin membawanya meraih pencapaian baru di tingkat provinsi. Alisha resmi dinobatkan sebagai Winner Putri Hijabfluencer Bengkulu 2026, sebuah amanah yang semakin memperkuat daya jangkau advokasinya.
Melalui akun Instagram resminya di @alishavidela, ia aktif membagikan konten inspiratif dan menggerakkan ragam program Beyond Her Dream, mulai dari kampanye digital, sesi berbagi, hingga ruang curhat bagi sesama perempuan.
Mengubah Keraguan Menjadi Keberanian
"Tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini adalah rasa takut akan kegagalan dan penilaian orang lain. Saya menilai banyak perempuan yang merasa mimpinya terlalu tinggi sebelum sempat mencoba," ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Kehadiran dukungan dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan sahabat, menjadi pondasi utama untuk meruntuhkan keraguan tersebut. Kepercayaan dan doa orang tua merupakan energi terbesar bagi seorang anak untuk melangkah mantap.
Dukungan orang tua memberikan ruang bagi anak untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri. Hal itu membuat perempuan merasa yakin bahwa dirinya mampu mencapai apa yang dicitakan.
"Apresiasi sederhana dari teman sejawat juga memiliki dampak besar dalam membakar semangat. Kalimat positif dapat mengubah rasa takut menjadi keberanian yang nyata," ungkapnya.
Merajut Lingkungan yang Saling Mendukung
Alisha berharap Beyond Her Dream dapat berkembang menjadi gerakan nasional yang memberi dampak nyata. Ia ingin melihat lebih banyak perempuan yang tidak ragu untuk mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman.
Ia turut mengajak masyarakat luas untuk menciptakan ekosistem yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Budaya kompetisi yang tidak sehat harus diganti dengan sikap saling mengapresiasi keberhasilan sesama.
"Jangan takut memiliki mimpi yang besar. Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai," ucap Alisha penuh semangat sembari tersenyum manis.
Lebih jauh dia menekankan perihal pentingnya mengawali langkah dari hal terkecil. Setiap pencapaian besar selalu diawali dengan keberanian untuk mencoba tanpa dibayangi rasa cemas.
"Keberhasilan seorang perempuan seharusnya dapat menjadi lentera bagi perempuan lainnya. Dengan saling mendukung, ruang tumbuh bagi generasi muda akan terbuka semakin lebar," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


