TIMES Bengkulu/Jemaah haji Indonesia melaksanakan Tawaf dengan mengendarai skuter listrik di Masjidil Haram. (FOTO: Basuni for TIMES Indonesia)

Prosesi haji di Masjidil Haram bukan perkara yang ringan. Jemaah haji harus memiliki fisik yang fit untuk bisa melalui tawaf dan sai dengan mulus

TIMES Bengkulu,Jumat 23 Agustus 2019, 13:36 WIB
79.6K
M
Moh Ramli

MOJOKERTOProsesi haji di Masjidil Haram bukan perkara yang ringan. Jemaah haji harus memiliki fisik yang fit untuk bisa melalui tawaf dan sai dengan mulus.

Namun, bagi jemaah lansia dan sakit jangan khawatir, ada solusinya. Di lantai 5 Masjidil Haram di Makkah terdapat satu jalur khusus untuk skuter-skuter listrik. Kendaraan ini disewakan untuk para jemaah yang merasa berat untuk tawaf tujuh kali keliling Kabah atau sai bolak-balik bukit Safa dan Marwah tujuh kali.

Skuter ini nyaris tak bersuara dan ramah lingkungan. Kecepatannya mencapai 20 km/jam dan memiliki dua pilihan seat, berbangku satu atau dua.

Kebanyakan yang menggunakannya adalah jemaah lansia yang tidak kuat berjalan jauh.

Betapa tidak, saat tawaf jemaah setidaknya berjalan sejauh 3,5 kilometer untuk tujuh putaran jika situasi padat. Jika dapat bagian di atap, putaran akan lebih jauh bisa mencapai 2 km untuk satu putaran saja.

Sedangkan sai, yakni berjalan antara Safa dan Marwah tujuh kali bisa memakan jarak hingga 3,15 km. Total jemaah dalam prosesi haji di Masjid Haram menempuh jarak 7-10 km dan memakan waktu sekitar 2-4 jam.

Ini tentu saja berat bagi jemaah lansia. Dengan skuter, mereka bisa santai melaju di lantai khusus kendaraan listrik. Lantainya sepi, tidak perlu berdesakan. Skuter bisa digunakan untuk tawaf dan sai.

"Menggunakannya sangat mudah, jika ditekan tuasnya dia jalan, dilepas dia berhenti," kata Basuni jemaah Indonesia, asal Kabupaten Mojokerto saat di hubungi TIMES Indonesia. 

Untuk menggunakan skuter ini jemaah harus rogoh koceknya dalam-dalam. Untuk satu sesi tawaf atau sai , jemaah dikenakan biaya 100 riyal atau sekitar Rp 400 ribu. Ini masih lebih murah ketimbang menyewa orang untuk mendorong kursi roda yang bisa mencapai 300 riyal atau Rp 1,2 juta. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moh Ramli
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.