TIMES Bengkulu/Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers di Jakarta (FOTO: Dokumen/BNPB)

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak meremehkan vaksinasi booster saat hendak mudik lebaran tahun 2022. Jika mereka nekat tidak vaksinasi ...

TIMES Bengkulu,Selasa 29 Maret 2022, 15:32 WIB
642.3K
E
Edy Junaedi Ds

JAKARTAJuru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak meremehkan vaksinasi booster saat hendak mudik lebaran tahun 2022. Jika mereka nekat tidak vaksinasi dikhawatirkan akan membahayakan keluarga di rumah.

Menurut Wiku, menyepelekan vaksinasi sama halnya mencari resiko kematian bagi seseorang. Pasalnya yang mereka hadapi adalah pandemi, virus yang tidak terlihat oleh mata dan siap membunuh siapapun yang. Salah satu penangkalnya adalah vaksin.

Dia menambahkan, keluarga besar di kampung jangan sampai menjadi korban kecerobohan siapapun yang mau mudik. Mereka harus dilindungi dan tidak boleh nerima risiko mematikan karena kita tidak bertanggungjawab.

"Jangan sampai, kita yang belum divaksin lengkap, tetap datang ke kampung halaman, lalu malah berpotensi tinggi menularkan virus ke orangtua di kampung yang amat rentan jika terpapar Covid-19," kata Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Wiku menjelaskan, Data Satgas Covid-19 mencatat bahwa lansia, orang dengan komorbid, dan orang yang belum divaksin lengkap itu sangat fatal jika terpapar Covid-19. Jadi, dia berharap sekali agar 3 kelompok tersebut melengkapi vaksin dosis lengkap dan boosternya. 

"Hal semacam ini menjadi tanggung jawab kita semua. Ajak masyarakat di sekitar Anda yang belum melengkapi vaksinasi atau juga booster untuk segera disuntik vaksin demi kebaikan dan keamanan bersama," lanjut Wiku. 

Selanjutnya, Wiku Adisasmito menjamin jika masyarakat yang akan mudik lebaran akan menjadi lebih sehat dibanding tidak vaksinasi booster. Hal itu bisa membantu mereka selama perjalanan pulang kampung, karena perjalanan jauh dinilai beresiko tinggi dan rawan kelelahan. "Perjalanan yang jauh dan melelahkan dari proses mudik bisa memicu penurunan kekebalan tubuh. Kalau sudah begini, tubuh akan lemah dan mudah terpapar virus penyakit. Jadi, diimbau kepada warga untuk mudik dalam kondisi sehat," ucap Wiku Adisasmito. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Edy Junaedi Ds
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.