Mohamed Salah Dikabarkan Pindah ke Al Nassr, Gaji Bisa Tembus Rp24 Miliar per Pekan
Mohamed Salah disebut bisa menggandakan hingga melipatgandakan gajinya jika menerima tawaran Al Nassr sebagai pengganti Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi.
JAKARTA – Gelombang besar perpindahan bintang dunia ke Liga Arab Saudi tampaknya belum akan mereda. Setelah nama Cristiano Ronaldo menjadi ikon utama sejak 2023, kini sorotan beralih ke Mohamed Salah, yang disebut-sebut berpeluang menjadi wajah baru kompetisi tersebut pada musim panas mendatang.
Menurut laporan Mirror, penyerang Liverpool itu berpotensi menerima gaji hingga £1,2 juta per pekan atau Rp24 miliar jika bersedia hijrah ke Al Nassr. Angka tersebut hampir tiga kali lipat dari pendapatannya saat ini di Anfield dan akan menempatkannya di jajaran pesepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia.
Ketertarikan Al Nassr terhadap Salah tidak lepas dari situasi internal klub. Cristiano Ronaldo dikabarkan tengah mempertimbangkan masa depannya di Arab Saudi, seiring kekecewaan terhadap kebijakan transfer Liga Pro Saudi yang dinilainya lebih menguntungkan rival, Al Hilal. Kondisi ini membuka ruang bagi Al Nassr untuk menyiapkan figur pengganti yang tak kalah bernilai komersial dan simbolik.
Bagi otoritas Liga Pro Saudi, kehadiran Salah dinilai strategis. Selain faktor kualitas di lapangan, popularitas global dan basis penggemar besar di dunia Arab menjadikannya aset penting dalam menjaga daya tarik liga pasca-era Ronaldo. Terlebih, pemain berusia 33 tahun itu telah menghabiskan hampir satu dekade bersama Liverpool dan berada pada fase krusial dalam menentukan arah karier selanjutnya.
Sementara itu, Ronaldo sendiri disebut masih memiliki ambisi personal besar. Penyerang Portugal tersebut dikabarkan ingin mencapai tonggak 1.000 gol sepanjang karier, sebuah target historis yang bisa saja membawanya kembali ke Eropa. Salah satu opsi yang mencuat adalah reuni emosional dengan klub masa kecilnya, Sporting CP.
Jika transfer Salah benar-benar terwujud, langkah tersebut bukan sekadar transaksi pemain, melainkan sinyal lanjutan dari transformasi Liga Arab Saudi sebagai kekuatan baru dalam peta ekonomi sepak bola dunia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




