Mantan Presiden Donald J. Trump telah lama mengancam akan menarik Amerika Serikat dari NATO. (FOTO: The New York Times)

Donald Trump berjanji, jika ia terpilih menjadi Presiden AS nanti, mengancam akan menjungkirbalikkan tatanan internasional. ...

TIMES Bengkulu,Senin 12 Februari 2024, 11:36 WIB
537.6K
W
Widodo Irianto

JAKARTADonald Trump berjanji, jika ia terpilih menjadi Presiden AS nanti, mengancam akan menjungkirbalikkan tatanan internasional.

Donald Trump, Sabtu (10/2/2024) lalu juga mengatakan akan menghasut Rusia untuk menyerang sekutu-sekutu AS di NATO yang nakal, yang tidak memenuhi kewajiban finansial mereka.

Donald Trump, seperti dilansir The New York Times, akan lebih mengutamakan musuh dibandingkan teman, dan ia mengancam akan menjungkirbalikkan tatanan internasional.

Ungkapan Donald Trump Hal tersebut merupakan pernyataan paling radikal yang pernah dia buat terhadap aliansi militer yang selama ini ia pertanyakan.

Saat para legislator AS sedang menggodog bantuan untuk Ukraina menjelang peringatan dua tahun invasi Rusia, Donald Trump justru berulang kali menyatakan, tidak adil bagi AS untuk terus membela 30 negara anggota NATO lainnya.

Dalam pidato kampanye di South Carolina pada hari Sabtu itu, Donald Trump menceritakan percakapannya dengan seorang kepala negara lainnya dalam sebuah pertemuan di NATO.

“Salah satu presiden sebuah negara besar berdiri dan berkata, tuan, jika kami tidak membayar, dan kami diserang oleh Rusia, maukah anda melindungi kami?”, tanya presiden itu.

"Lalu saya katakan, Anda tidak membayar, Anda tidak menu?. O..tidak, saya tidak akan melindungi Anda," jawab Donald Trump.

"Saya mendorong mereka untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan. Anda harus membayarnya. Anda harus membayar kewajiban Anda," ujar Donald Trump.

Setiap anggota NATO mempunyai kewajiban untuk membayar iuran tahunan kepada organisasi itu.

Pernyataan Donald Trump itu muncul setelah anggota Senat dari Partai Republik, Rabu lalu menolak rancangan undang-undang bipartisan yang mencakup pendanaan untuk Ukraina, Israel, serta reformasi untuk mengatasi krisis perbatasan AS-Meksiko.

Gedung Putih membalas pernyataan Donald Trump dengan tekanan upaya Presiden AS, Joe Biden untuk memperkuat aliansi di seluruh dunia.

"Mendorong invasi terhadap sekutu terdekat kita oleh rezim pembunuh adalah hal yang mengerikan dan tidak dapat dielakkan," kata juru bicara Gedung Putih Andrew Bates dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam seperti dilansir VOA.

“Daripada kekacauan perang dan mendorong kekacauan, Presiden Biden akan terus memperkuat kepemimpinan Amerika,” tambah Bates.

Mantan Presiden AS, Donald Trump menyatakan tidak pernah percaya pada konsep dasar lingkungan Atlantik atau NATO yang bersifat sangat universal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Widodo Irianto
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.