TIMES Bengkulu/Pemulangan SOC 43 (FOTO: kemenag.go.id)

Kloter 43 Embarkasi Solo (SOC 43) resmi diberangkatkan untuk kembali ke Tanah Air, Sabtu (9/8/2022). ...

TIMES Bengkulu,Sabtu 13 Agustus 2022, 18:12 WIB
654.9K

JAKARTAKloter 43 Embarkasi Solo (SOC 43) resmi diberangkatkan untuk kembali ke Tanah Air, Sabtu (9/8/2022). Keberangkatan dilepas oleh Sekjen Kementerian Agama Nizar Ali di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. 

Nizar mengatakan, keberangkatan jemaah asal Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Purbalingga ini sekaligus menandai berakhirnya operasional haji 1443 H/2022 M. 

Nizar bersyukur, proses pemulangan jemaah haji Indonesia, baik gelombang pertama maupun kedua, berjalan dengan baik.

Sebelumnya, pemulangan jemaah gelombang pertama berlangsung pada 15 – 30 Juli 2022 melalui Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Total ada 45.120 jemaah yang tergabung dalam 114 kloter yang pulang ke Tanah Air dari Jeddah. 

Sementara pemulangan jemaah haji gelombang kedua, berlangsung dari 30 Juli hingga 13 Agustus 2022. Total ada 47.451 Jemaah yang tergabung dalam 126 kloter yang pulang dari Bandara Internasional AMAA Madinah.

“Total ada 240 kloter jemaah haji Indonesia yang kita layani pada fase kepulangan ini. Alhamdulillah secara umum bisa berjalan dengan baik dan lancar,” kata Nizar, di Bandara Internasional AMAA Madinah, Sabtu (13/8/2022).

“Dengan berangkatnya SOC 43 ke Tanah Air, maka operasional haji 2022 juga sudah berakhir,” sambungnya.

Hadir, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Aqil Irham, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI KJRI Jeddah Eko Hartono, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat, Kepala Pusat Kesehatan Haji Budy Silvana, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daker Bandara Haryanto, Kepala Daker Madinah Amin Handoyo, Kepala Daker Makkah M Khanif, dan jajaran petugas haji lainnya.

Nizar mencatat, sampai hari ini masih ada 11 jemaah haji Indonesia yang dirawat di Arab Saudi, terdiri atas 10 jemaah haji reguler dan 1 jemaah haji khusus. Satu di antara mereka dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dan 10 lainnya dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

“Semua jemaah yang dirawat akan tetap dalam pantauan petugas haji Indonesia. Mereka akan dipulangkan ke Tanah Air jika sudah memenuhi persyaratan secara medis sebagaimana ketentuan,” tegas Nizar.

“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia mendapatkan kemabruran dan bisa menjaga kemabruran itu dalam kehidupan di masa yang akan datang, baik dalam konteks pribadi, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara,” harapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:
|
Editor:Dhina Chahyanti

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.