Kandungan Omega-3 pada Minyak Ikan Redakan Jerawat Inflamasi
Minyak ikan yang kaya omega-3 memiliki sifat antiinflamasi, sehingga dapat meredakan peradangan pada kulit dan membantu mengatasi jerawat.

Kandungan Omega-3 pada Minyak Ikan Redakan Jerawat Inflamasi

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Marine Drugs mengungkap bahwa kandungan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan memiliki potensi untuk meredakan peradangan pada tubuh secara umum.

TIMES Bengkulu,Senin 14 April 2025, 03:29 WIB
440.2K
A
Antara

JAKARTAPenelitian yang dimuat dalam jurnal Marine Drugs mengungkap bahwa kandungan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan memiliki potensi untuk meredakan peradangan pada tubuh secara umum.

Salah satu manfaat yang kini banyak dibicarakan adalah kaitannya dengan kesehatan kulit, terutama dalam mengatasi jerawat.

Dr. Brooke Jeffy, seorang dokter kulit bersertifikat sekaligus pendiri Btwn Skincare, menjelaskan bahwa omega-3 pada minyak ikan dapat membantu mengurangi peradangan yang menjadi salah satu pemicu utama jerawat.

"Minyak ikan yang kaya omega-3 memiliki sifat antiinflamasi, sehingga dapat meredakan peradangan pada kulit dan membantu mengatasi jerawat," ucapnya.

Lebih lanjut, Dr. Jeffy menjelaskan bahwa omega-3 bekerja dengan cara menstabilkan hormon testosteron dan insulin-like growth factor 1 (IGF-1), dua faktor yang kerap memicu peningkatan produksi minyak di kulit — salah satu tahap awal munculnya jerawat.

Menurutnya, minyak ikan bisa memberikan manfaat paling optimal bagi mereka yang mengalami jerawat inflamasi (jerawat merah, bengkak, dan terasa nyeri) maupun jerawat komedonal (berbentuk kecil dan berwarna serupa dengan kulit). Hasil penggunaan suplemen ini biasanya mulai terlihat dalam waktu dua hingga tiga bulan, tergantung tingkat keparahan jerawat serta jenis kulit penggunanya.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa respons tiap individu terhadap minyak ikan bisa berbeda. Beberapa orang mungkin mengalami perbaikan kondisi kulit, namun sebagian lainnya justru bisa mengalami jerawat yang semakin parah, sebagaimana juga disampaikan dalam ulasan Healthline.

Selain itu, mengonsumsi minyak ikan dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan dan meningkatkan risiko perdarahan ringan, misalnya mimisan atau gusi berdarah.

Dr. Jeffy juga menambahkan, orang yang memiliki alergi terhadap ikan atau kerang perlu berhati-hati karena suplemen ini bisa memicu reaksi seperti sakit kepala, mengi, hingga gatal-gatal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.