https://bengkulu.times.co.id/
Berita

Hujan Lokal Picu Banjir Parah di Jakarta Timur, 38 RT Terendam

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:50
Luapan Kali Ciliwung Rendam 38 RT di Jakarta Timur Banjir merendam permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026) pagi. (FOTO: ANTARA/Siti Nurhaliza)

TIMES BENGKULU, JAKARTA – Luapan Kali Ciliwung yang dipicu hujan lokal kembali menyebabkan banjir di wilayah Jakarta Timur pada Jumat pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 38 RT di dua kecamatan terendam, dengan ketinggian air mencapai hingga tiga meter di sejumlah titik terdampak.

Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, menjelaskan banjir meluas sejak dini hari akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.

“Banjir merendam 38 RT di dua kecamatan, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hingga tiga meter lebih. Penyebab banjir di seluruh lokasi adalah luapan Kali Ciliwung yang diperparah hujan lokal,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Hingga pukul 06.00 WIB, banjir tercatat meluas di dua kecamatan, lima kelurahan, dan 13 RW, dengan total 581 kepala keluarga (KK) atau 1.830 jiwa terdampak.

Wilayah dengan dampak paling signifikan berada di Kecamatan Kramat Jati, khususnya di Kelurahan Cililitan, Cawang, dan Balekambang.

Di Kelurahan Cililitan, banjir merendam kawasan Jalan Musholla Al Hikmah RW 07 RT 06 serta Jalan Seruni RT 004 RW 06. Ketinggian air di dua lokasi tersebut mencapai 200 sentimeter dan bertahan sejak pukul 03.00 hingga 06.00 WIB.

Sementara kondisi paling ekstrem terjadi di Kelurahan Cawang. Di kawasan Jalan Taman Harapan RW 03, air mulai naik sejak dini hari dan terus meningkat dari 210 cm pada pukul 01.00 WIB menjadi 350 cm pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB.

Luapan setinggi tiga meter juga terjadi di Jalan Raya Kalibata Gang Haji Maliki RW 05, dengan ketinggian air mencapai 350 cm. Selain itu, genangan turut menghambat aktivitas warga di Jalan Raya Kalibata RT 010 dan RT 012 RW 05, serta Jalan Tanjung Sanyang RW 08, dengan ketinggian air hingga 150 cm.

Di Kelurahan Balekambang, banjir merendam Jalan Balai Rakyat RT 005 RW 05. Ketinggian air tercatat fluktuatif, mulai dari 100 cm pada tengah malam, meningkat menjadi 165 cm, lalu sedikit surut ke 155 cm pada pagi hari.

BPBD juga mencatat luapan Kali Ciliwung meluas ke Kecamatan Jatinegara, tepatnya di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina.

Di Kampung Melayu, genangan terjadi di Jalan Kebon Pala II RW 04 dan RW 05. Ketinggian air di RW 04 meningkat dari 90 cm menjadi 150 cm.

"Sementara di RW 05, air terus naik dan mencapai 185 sentimeter pada pagi hari," kata Ali.

Selain itu, banjir menggenangi kawasan Jalan Tanah Rendah RW 07 yang mencakup delapan RT. Meski ketinggian air relatif lebih rendah, sekitar 60–70 cm, kondisi tersebut tetap mengganggu mobilitas warga.

Di Kelurahan Bidara Cina, banjir merendam Jalan Baiduri Bulan RW 03 dan RW 11 dengan ketinggian air meningkat dari 60 cm menjadi 170 cm. Sementara di Jalan Tanjung Lengkong Gang Macan RW 07, genangan mencapai 200 cm dan bertahan hingga pagi hari.

Ali menegaskan BPBD Jakarta Timur terus melakukan pemantauan intensif di seluruh wilayah terdampak.

Petugas disiagakan untuk mengantisipasi potensi kenaikan air susulan, mengingat kondisi aliran Kali Ciliwung masih dapat berubah seiring curah hujan di wilayah hulu maupun hujan lokal.

Hingga Jumat pagi, sejumlah kawasan di Jakarta Timur masih tergenang dengan ketinggian bervariasi, sementara upaya penanganan dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Bengkulu just now

Welcome to TIMES Bengkulu

TIMES Bengkulu is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.