Terpilih Lagi Jadi Gubernur BI, DPR RI Ingatkan Tugas Berat Perry Warjiyo
TIMES Bengkulu/Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: dok BI)

Terpilih Lagi Jadi Gubernur BI, DPR RI Ingatkan Tugas Berat Perry Warjiyo

Komisi XI DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2023-2028, pada Senin (20/03). Hasilnya ...

TIMES Bengkulu,Senin 20 Maret 2023, 20:46 WIB
647.1K
S
Sumitro

JAKARTAKomisi XI DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Periode 2023-2028, pada Senin (20/03). Hasilnya, menyepakati Perry Warjiyo kembali menjabat sebagai Gubernur BI Periode 2023-2028. 

"Situasi ekonomi global masih diselimuti ketidakpastian yang tinggi," kata Anggota Komisi XI Puteri Komarudin, memberikan catatan terhadap kepemimpinan Perry Warjiyo, Senin 20 Maret 2023. 

Menurutnya, tantangan ke depan kian berat. Mulai dari perlambatan ekonomi global, inflasi dunia yang tinggi, tren kenaikan suku bunga, dolar AS yang kuat, hingga tekanan arus modal keluar. Sebagai nahkoda otoritas moneter, Perru dihadapkan tugas besar untuk mitigasi dampak rambatan gejolak tersebut guna menjaga ketahanan perekonomian domestik.

Saat ini, Perry Warjiyo diketahui masih menjabat sebagai Gubernur BI dan akan berakhir pada Mei 2023. Ia ditunjuk sebagai kandidat tunggal oleh Presiden RI Joko Widodo untuk kembali mengikuti fit and proper test Calon Gubernur BI Periode 2023-2028 yang dilakukan di Komisi XI DPR RI.

"BI perlu terus bersinergi dengan otoritas lain dalam merumuskan bauran kebijakan yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Karena selama ini, bauran kebijakan BI juga sangat membantu ekonomi kita cepat pulih setelah melewati titik kritis akibat krisis pandemi," ucap Puteri.

Terlebih, lanjutnya, peran BI semakin diperkuat melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia mendorong komitmen BI untuk mendukung kebijakan hilirisasi industri yang didorong pemerintah sebagai upaya untuk menjadi negara maju.

"Saya kira peran konkret BI untuk mendukung hilirisasi ini sangat diperlukan untuk membangun industri yang bernilai tambah tinggi. Dimana, hilirisasi tidak hanya berhenti di nikel, namun juga pada komoditas lain seperti bijih timah, tembaga, bauksit. Tak terkecuali ke sektor pertanian dan perikanan yang bermanfaat untuk ciptakan lapangan kerja," lanjut Puteri.

Selanjutnya, Puteri menyoroti terkait rencana pengembangan Rupiah digital dalam proyek garuda yang dikembangkan BI. "Harus dipastikan proyek ini nantinya memperhatikan betul kesiapan masyarakat. Karena di daerah pemilihan saya, masih banyak masyarakat yang belum melek digital. Artinya, faktor literasi digital ini juga harus dipersiapkan dari sekarang," ujarnya.

Menutup keterangannya, Puteri berpesan supaya Gubernur BI terpilih terus menghasilkan inovasi dan terobosan guna mewujudkan visi sebagai bank sentral digital terdepan. 

"Selamat kepada Pak Perry. Sebagai seorang pemimpin harus terus membawa perubahan secara menyeluruh di tubuh BI, seperti transformasi pada sumber daya manusia, budaya kerja, teknologi, dan kelembagaan. Sehingga, BI bisa semakin profesional, kredibel, dan akuntabel," tutup Puteri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Sumitro
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bengkulu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.